Program Literasi
  1. Nama : JUARA (Jumat Membaca dan Merangkai Kata) 
    Kegiatan “JUARA” adalah salah satu program literasi madrasah yang berupaya menumbuhkembangkan kebiasaan membaca dan menulis kepada seluruh warga madrasah. Kegiatan ini dilakukan pada Jumat pertama setiap bulan dengan durasi waktu sekira 30 menit pada awal kegiatan pembelajaran. 
  1. Pojok Literasi Kelas
    Menyediakan sudut baca yang nyaman di setiap ruang kelas dengan koleksi buku yang variatif.
  1. Wajib Kunjung Perpustakaan
    Menjadwalkan setiap kelas untuk rutin mengunjungi perpustakaan pada jam istirahat atau mata pelajaran tertentu. Sesekali mengunjungi perpustakaan luar seperti Perpustakaan Kota, Perpustakaan Provinsi, serta Perpustakaan Kejaksaan Negeri, dll.
  1. Bedah Buku dan Diskusi
    Mengadakan kegiatan bedah buku dan diskusi rutin mengenai buku yang telah dibaca, baik fiksi maupun non fiksi.
  1. Majalah Dinding (Mading) & Klub Literasi
    Menghidupkan madding sekolah dan membentuk ekstyra kurikuler khusus untuk jurnalistik atau menulis kreatif.
  1. Pemilihan Duta Literasi
    Memilih siswa yang paling aktif membaca dan menulis sebagai perwakilan yang memotivasi teman-temannya.
  1. Lomba Literasi sekolah
    Mengadakan perlombaan seperti menulis cerpen, esai, membaca puisi, hingga mendongeng untuk mengasah kreativitas. Lomba diadakan pada peringatan Bulan Bahasa yang diperingati dan dirayakan sepanjang bulan Oktober disetiap tahunnya. Puncak peringatan Bulan Bahasa dan Sastra selalu jatuh pada tanggal 28 Oktober yang bertepatan dengan hari lahirnya Sumpah Pemuda dan ditetapkannya Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait